Laman

In The Name of Allah

In The Name of Allah
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan

Minggu, 07 Oktober 2012

Seorang Wanita itu

Seorang wanita itu tak hanya luar biasa, namun SANGAT luar biasa...
Ia menjadi cantik karena baktinya pada orang tuanya
Ia menjadi cantik karena taatnya pada suaminya
Ia jua menjadi cantik karena pengabdiannya pada madrasah anak2nya.
Itulah wanita... cantik luar biasa
(by ayyuzahara)


Buah inspirasi saat mendengar kisah Bunda Yoyoh dan Istri Gubernur Jawa Barat saat seminar CERMIN (Cerita Perempuan Indonesia)..
Yang kemudian puisi ini diperkenankan untuk dibacakan saat acara tersebut..
Great masyaallah..

Sabtu, 11 Agustus 2012

Teruntuk Pribadi Pemenang




Kau pernah kan mengecap buah yang matang dan rasanya manis nan lezat ?
Ia tak semata menjadi manis secara tiba-tiba
Ada masanya ia menjadi buah yang sepat, lalu menjadi masam
Dan pada akhirnya ia tumbuh menjadi buah segar yang manis hingga di sukai banyak orang

Begitupun kemenangan
Menang tak semata menang secara tiba-tiba
Ada masa perjuangan yang membutuhkan ikhtiar dan doa
Ada masanya gagal, lalu bangkit
Hingga terciptalah kematangan pribadi nan kokoh untuk meraih kemenangan

Itulah proses kemenangan sesungguhnya
Berbeda dengan buah yang matang dengan adonan bahan kimia,
ia secara instan menjadi manis namun tak selezat buah yang matang pada prosesnya

Cilacap, 11 Agustus 2012
Ayyu Zahara

Sabtu, 28 Juli 2012

Kunang-Kunang Senja di Metropolitan


Kunang-Kunang Senja di Metropolitan


Keadilan kini rasanya sulit tuk dicari
Tergantikan oleh nikmatnya korupsi yang merajalela
Seperti seekor kunang-kunang senja di metropolitan
Cobalah kini kau cari sorot lampu metropolitan senja hari, tak ada yang mati
Juga kilau lampu kendaraan tiada henti menyambar sang metropolitan
Bersahut dengan kunang-kunang hanyalah mimpi

Bila singgahi desa seringkali kutemui pelita si kunang-kunang
Kerlap-kerlip tak terhalang sorotan lampu
Bersinar tegas lantang
Keadilan masih dipegang


Depok, 28 Juli 2012
Ayyu Zahara


Senin, 02 Juli 2012

Sepucuk Rindu untuk Aurora


Padamu sang pipi merah merona 
Hadir kembali membangkitkan asa 
Menemuimu dalam bentang padi di sawah 
Bercanda tawa saling kejar 
Menyapa para petani yang bahagia 
Memanen jeri payah mereka 

Padamu sang pipi merah merona 
Auramu pancarkan kerinduan 
Setiap helai rambutmu masih kuingat 
Panjang melambai seperti hendak menyibakkan kata ceriamu 
Bernyanyi dalam ruang tak bersekat 
Berdua 

Padamu sang pipi merah merona 
Duduk kau pada sebuah kursi roda 
Tak ada lagi kata hendak kau ucap 
Memandangku pun tidak 
Ini akhir kau candai aku 
Kangker otak telah rajaimu 
Hingga tak lagi sempat kau kejarku dalam bentang padi di sawah 

Padamu sang pipi merah merona 
Petani kini masih bahagia 
Memanen jerih payah mereka 
Meski tak ada lagi dua bocah berkejaran 

Nafasmu kini telah tiada 
Namun pipi merah merona masih setia menemaniku dalam catatan ini 
Aurora.... 

Depok, Ayyu Zahara